Selasa, 13 Juni 2017

SENI UNGGULAN GAGAK LAYANG/ABB DARI CIBIRU
merupakan Modifikasi Kesenian tradisi Rampak aleut (Helaran) dari Cibiru
Diciptakan sekitar tahun 2000 an,Nama Gagak Layang Diambil dari nama tempat
Diciptakannya Seni ini yaitu kampung Cigagak Dan gunung manglayang
Yg secara administrasi berada di wilayah kel.Cipadung kec.Cibiru.
Pada Bulan September 2016 Seni gagak layang di kembangkan kembali
Menjadi anggry bird Bandung atau ABB nama tersebut langsung diberikan
Oleh Walikota Bandung saat ini (Kang Ridwan Kamil) 
PROGRAM UNGGULAN BIDANG SENI BUDAYA DICIBIRU KOTA BANDUNG

*Pementasan/Pagelaran Rutin diCibiru

#Manglayang Midang Sejak Tahun 2010
#Gebyar Budaya Kreatif Sejak Tahun 2014
#Gebyar/Festival Seni Reak Sejak Tahun 2013
#Hajat Budaya Festival Seni Rampak Aleut Dan Barong Kreasi

*Seni Unggulan di Cibiru

#Gagak Layang
#Anggry Bird Bandung/ABB
#Barong Kreasi
Rencana Pembangunan Rumah Budaya dicibiru oleh Pemkot Bandung ditahun 2017 disambut baik oleh masyarakat khususnya para Seniman dicibiru,Rencana tersebut sangat lah tepat karna Cibiru begitu kaya akan keragaman potensi sni  budaya berdasarkan hasil pendataan terkahir ditahun 2017 Ada 80 grup
Atau kelompok SENI,Dari jumlah tersebut begitu beralasan jika pemkot Bandung
Merencanakan pembangunan Rumah Budaya sebagai Pusat Pelestarian Seni Budaya Sunda Khususnya d Cbiru.

Jumat, 10 April 2015

#BandungJuara #PakeunTanjeurnaJariDiriBangsa

Dari waktu ke waktu

agenda seni budaya #Gbk2 untuk Bandung juara

Agenda acara gebyar budaya kreatiif-2 dilapangan cipadung legit cibiru 
Gawe bareng disbudpar kota Bandung-paguyuban sadaya-Dapsenbud kota bandung-sanggar PokPekPrak 
Menuju Bandung juara implementasi Perda kesenian kota bandung no 05 Th 2012 dan Perwal no 059 Th 2013.

Minggu, 01 Februari 2015

Seniman Tradisi Seperti Nasib Gula

"seniman Tradisi seperti Nasib Gula" Kata Itulah Yang Mungkin sangat Tepat Pada Posisi Seniman Tradisi Saat ini Apa bedanya dg cerita "Minuman Kopi" jika kopi tersebut kurang manis maka gula yg disebut dan dibutuhkan tetapi jika minuman kopi tersebut pas dan enak rasanya maka kopilah yg disebut bahkan mendapatkan pujian,tak bisa kita pungkiri Perumpamaan tersebut terjadi nyata didepan mata,,begitu banyak orang memandang sebelah mata pada seniman tradisi,Pengakuan Peduli tak diimbangi dg kenyataan apalagi adanya kebijakan yg berpihak terhadap seniman tradisi,semua berbicara diaspek seninya saja sementara nasib para pelakunya itu sendiri yg merupakan ujung tombak lestarinya seni tradisi tak tersentuh bahkan diposisikan seperti masyarkat biasa saja padahal jasa para pelaku seni begitu sangat besar terutama dalam membawa nama baik daerah di kancah nasional maupun internasional,membentuk jatiDiri dan karakter bangsa,memperkokoh persatuan dan kesatuan Bangsa,Mendukung Pembangunan Bangsa Seutuhnya, (Ws)